Sejarah MIN 7 Blitar

Sejarah Berdirinya Madrasah

Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Blitar Srengat Blitar berdiri pada tahun 1967 atas prakarsa para tokoh desa Yaitu Bapak Imam Kasah, Bapak H. Musta’in, dan Bapak Hasyim. Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Blitar atau yang disingkat MIN 7 Blitar adalah sekolah tingkat dasar  Negeri yang berada dibawah naungan Kementerian agama Kabupaten Blitar.  Secara Geografis MIN 7 Blitar berada di Desa Purwokerto Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar dengan batas wilayah sebagai berikut:

  1. Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Karanggayam
  2. Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Maron dan Pakisrejo
  3. Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Selokajang
  4. Dan Sebelah Selatan berbatasan dengan Sungai Brantas

Sehingga dari letak geografis yang strategis tersebut banyak siswa-siswi MIN 7 Blitar yang berasal dari luar desa Purwokerto seperti; Selokajang, Ngaglik, Kandangan, Maron, Pakisrejo, Wonorejo, Kauman, Dandong, Kendalrejo, Karanggayam, dan Jatilengger.

Tujuan Pendirian Madrasah adalah untuk memberi bekal kemampuan baca tentang pengetahuan Ilmu Agama Islam dan membaca, menulis, dan berhitung.Sejak awal berdirinya lembaga pendidikan ini telah mengalami sembilan kali pergantian Kepala Madrasah yaitu :

  1. Ibu Rurin Putriana (1967 – 1969)
  2. Bapak Affandi (1969 – 1970)
  3. Bapak Imam Khasah (1970 – 1974)
  4. Bapak Dahlan (1974 – 1983)
  5. Bapak Tri Maryono (1983 – 1997)
  6. Bapak Karsun (1997 2001)
  7. Bapak Suwarno (2001 – 2005)
  8. Bapak Drs. Syamsul Hadi (2005 – 2009)
  9. Bapak H. Abdul Zaeni, S.Pd, M.Ag (2009 – 2014)
  10. —Dra.Wanti (2014-2018)
  11. Darmaji, S.Ag, M.Pd. (2018-Sekarang)

Awalnya madrasah ini bernama MINO (Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatoel Oelama’). Pada masa pimpinan Bapak Karsun, tepatnya pada tahun 1997 lembaga pendidikan ini mengalami perubahan status dari lembaga pendidikan swasta menjadi lembaga pendidikan negeri berdasarkan keputusan Menteri Agama RI No. 107 tahun 1997.